Muklay: Antara Manggis Dan Buah Naga

Ngobrol ngalor-ngidul bareng si seniman muda yang lagi naik daun.

by TOGETHERWHATEVER

Kalo belom pernah dengar nama Muklay atau bahkan ngeliat karya visualnya, fix banget sih lo kayaknya wajib baca artikel ini. Nama seniman muda ini dan karyanya lagi wara-wiri di mana-mana. Selain beberapa kali ikut pameran seni bergengsi, dia juga sering banget diajak berkolaborasi sama beberapa brand penting. Karyanya identik sama warna-warna cerah dan sosok yang nggak terduga. Gak cuma tampil dalam medium karya yang berkesan "serius", lo juga bisa jumpai karyanya dalam beberapa produk yang dijual umum, kayak mug atau tas. Jadi, gak heran deh kalo banyak orang yang udah kenal dan mengakui potensi dari seniman muda yang punya nama asli Muchlis Fachri ini.

Baca juga: Ke Pasar Cuma Gara-Gara Disuruh Nyokap? Lo Mesti Cobain 5 Hal Ini!

Together Whatever belum lama ini ngobrol-ngobrol sama Muklay lewat surat elektronik. Kepada TW, Muklay bercerita soal proses kreativitas, guilty pleasure, dan obsesinya pada manggis dan buah naga. Kuy simak interviewnya berikut.

Together Whatever (TW): Sejauh yang bisa lo ingat, sejak kapan lo mulai suka gambar? Masih ingat gambar pertama yang lo buat?

Muklay (M): Sejak SMA gw udah suka gambar dengan serius, kalo ada waktu kosong pasti gw gambar.

TW: Punya momen tertentu atau seniman favorit yang nginspirasilo buat serius di bidang gambar?

M: Sejauh ini seniman favorit gw sih KAWS, tapi yang ngedorong gue terus berkarya adalah orang-orang di sekeliling yang selalu jadi bahan gue sharing.

TW: Ada tempat khusus atau aktivitas tertentu yang harus lo datengin atau lakuin biar dapat inspirasi buat berkarya?

M: Sejauh ini mall sih ! Karena gw suka display dan instalasi toko-toko yang ada di mall. Gue ngelihatnya semuanya itu kewl dan total.

TW: Kalo ada yang tanya, “Emang bisa hidup lewat karier di dunia kreatif atau seni?” biasanya lo bakal jawab dengan kalimat bagaimana?

M: Gw biasanya gak ngomong sih , gw traktir makan aja tuh yg ngomong. Buktikan dengan perbuatan gitu. Hahaha.

TW: Di era teknologi canggih yang memungkinkan semuanya berlangsung dan terjadi dengan cepat, menurutlo karya kayak apa yang bisa kasih impresi kuat dan gak mudah dilupain?

M: Karya yang buatnya pake hati sih sebenarnya. Jangan dipaksain sama apa pun.

Baca juga: Gampang Disadap, Ini Cara Biar Lo Makin Aman Pakai Whatsapp

TW: Punya guilty pleasure? Kalo punya, apa tuh?

M: Karya kolaborasi sama salah satu label baju internasional sih sejauh ini

TW: Ada salah satu karyalo yang bergambar pisang dengan bola mata. Ada gak sih buah yang bikin lo terobsesi buat berkarya tapi belum juga nemu-nemu “wujud” yang pas?

M: Manggis dan buah naga. hehehhe.

TW: Pernah mimpi didatengin “makhluk-makhluk aneh” yang suka lo buat dalam gambar? Apa pengalaman aneh sama mereka yang pernah lo alami?

M: Nggak. Hahahaha. Gw bukan anak indigo.

TW: Kalo bisa berandai-andai dapat kesempatan kolaborasi sama seniman, institusi atau brandtertentu, kira-kira maunya sama siapa? Terus kira-kira karyanya bakal kayak gimana?

M: Nike! Definetely gw suka bgt brand itu.

TW: Apa aja karya seniman lain yang bikin lo sirik dan keki, terus berharap harusnya karya itu lo yang bikin?

M: Karya yang bisa ada di ruang publik dan gak di hilangkan, kayak patung pancoran.

TW: Lima kata yang ngegambarin setiap karya lo?

M: Creepy, Colour, Fun, Freak, Happiness.

TW: Apa Arti “Together Whatever” Buat Lo?

M: Kumpul-kumpul.sama teman tanpa ada alasan dan let it flow.

Baca juga: Imajinasi Liar Lala Bohang

Punya kesan tersendiri sama karyanya Muklay? Atau lo punya seniman muda favorit yang pengen minta diwawancara sama Together Whatever? Kuy ungkapin opini lo. Nanti lo bakal dapat point yang bisa ditukar reward menarik lho! Sign up dulu yuk di sini.
 

Setuju sama tulisan di atas? Atau punya opini lain? Tulis opini lo di sini

dan dapetin 500 Whatever Points.

TOGETHERWHATEVER

Temen buat explore dan temuin pengalaman baru setiap hari

You May Also Like: