Efek Rumah Kaca: Together Whatever Sessions Live Album Is Out Now!

Cita rasa baru dari album debut Efek Rumah Kaca

by TOGETHERWHATEVER

Siapa yang berani bernyanyi, nanti akan dikebiri…siapa yang berani menari, nanti ‘kan dieksekusi. Cholil memulai penampilannya dengan sejenis racauan beriringan ketukan drum dan raungan riff gitar.

Setelah itu baru terdengar penggalan lirik lagu Jalang, pembuka album debut Efek Rumah Kaca yang dirilis pada tahun 2007 lalu. Cholil Mahmud, Adrian Yunan Faisal, dan Akbar Bagus Sudibyo, tampil pada pertengahan dekade 2000-an sebagai Efek Rumah Kaca (biasa disebut ERK).

Sejak album perdana, mereka udah menggebrak industri musik Tanah Air lewat aransemen musik dahsyat dengan lirik keren sekaligus berkesan gelap. Gak heran kalo sampai sekarang juga penampilan band ini masih dinantikan sama penggemar setianya dan tentu aja penikmat musik.

Baca juga: 5 Cerita Tentang Lagu-Lagu Efek Rumah Kaca

Berbarengan perayaan 10 tahun album debut ERK, Together Whatever Sessions ngajak band ini nampilin kembali versi live-nya. Eighty Nine, Kemang, Jakarta Selatan, jadi saksi gig ERK yang bawain kembali lagu-lagu dari album debut itu sekaligus diselingi cerita menarik dari sang vokalis tentang proses produksinya.

“Album ini rencananya gak dirilis, karena kita bingung mau diapain. Ada teman yang meyakinkan untuk di-mix ulang, dan kita cukup puas dengan hasilnya,” cerita Cholil tentang fakta menarik dari album debut ERK. Siapa sangka kalo album keren yang berhasil melambungkan band ini nyaris gak dirilis.

Bukan Lawan Jenis dan Belanja Sampai Mati adalah dua lagu selanjutnya yang dibawakan ERK. Mereka sengaja membawakan lagu berdasarkan urutan dalam album. Berbeda dengan album rekaman, penampilan live untuk lagu-lagu itu justru membawa kesan yang berbeda.

Vokal bersahut-sahutan yang ada di lagu Belanja Sampai Mati misalnya kedengaran lebih harmonis dan unik dengan sound yang raw. Suara instrumen tiup yang mengisi beberapa lagu juga menghasilkan efek yang rancak di telinga.

Baca juga: Throwback Bareng Dengan Musik Asyik Dari Sudut-Sudut Jakarta

Setelah ngebawain Debu-Debu Berterbangan, Cholil bercerita sedikit tentang cerita unik di baliknya. Tadinya mereka hampir ngasih judul lagu itu Demi Masa yang diambil dari baris pertama liriknya. Tapi karena saat itu ada band lain yang punya lagu berjudul mirip, dia kemudian menggantinya.

“Gak mau sama. Kurang indie. Untung aja Desember, judulnya gak ‘Selalu Ada’ kan [lirik] pertamanya begitu,” kata Cholil yang langsung dibalas suara tawa penonton.

Bicara lagu Di Udara, dia juga bercerita kalau aransemen lagu itu sebenarnya udah jadi punya sejak lama. Mereka ngaku sering banget kayak gitu, udah punya aransemen musik tapi gak ada lirik dan begitu juga sebaliknya. Lirik lagu itu baru ada setelah Cholil nonton film tentang pejuang HAM, Munir. "gak tau kenapa, liriknya cocok aja sama aransemen lagu ini."

Puncak penampilan ERK pada malam itu berlangsung saat mereka membawakan Lagu Cinta Melulu. Single kedua yang bertempo cepat dan berlirik catchy ini emang salah satu hits pada masanya. Cholil juga gak lupa bercerita tentang kisah menarik di balik lagu itu.

“Kita sempat manggung di beberapa acara musik yang juga nampilin band yang suka mainin lagu-lagu cinta. Tapi mereka malah gak sadar kalau lagu ini bukan tentang cinta, mereka gak tahu gue ngomong apa kali ya di lagu ini.”

Pertunjukan ditutup dengan lagu Desember. Lagu bernada sendu ini berhasil memancing penonton buat ikutan menyanyi bersama. Selalu ada, yang bernyanyi dan berelegi, di balik awan hitam.

Album Together Whatever Sessions: Efek Rumah Kaca gak sekadar jadi medium nostalgia aja. Album ini justru kasih perspektif baru soal gimana nikmatin musik yang dibuat satu dekade lalu. Tambahan suara instrumen bikin beberapa lagu jadi berkesan beda.

Penikmat musik juga bisa dapat berbagai cerita menarik seputar karier ERK yang jarang orang tahu. gak perlu ragu buat nyatain kalo album ini adalah salah satu karya terbaik industri musik Tanah Air. Album ini udah bisa dinikmatin di Spotify.

Baca juga: Kembalinya Disko Tanah Air

Lo termasuk penggemar musik dari Efek Rumah Kaca? Punya pengalaman seru yang terinspirasi lagu-lagu mereka? Ayo dong cerita di sini.

Setuju sama tulisan di atas? Atau punya opini lain? Tulis opini lo di sini

dan dapetin 500 Whatever Points.

TOGETHERWHATEVER

Temen buat explore dan temuin pengalaman baru setiap hari

You May Also Like:

Image

Gini Jadinya Kalo Sesi Karaoke Lo Dihijack Oleh Penyanyi Aslinya

By TOGETHERWHATEVER

Mau liat kalo Glenn Fredly bikin pranks buat penggemarnya?

Image

Together Whatever Sessions Live Album: White Shoes & The Couples Company

By TOGETHERWHATEVER

The wait is over! Dengerin WSATCC dalam live experience sekarang!

Image

Ngehibur Orang Galau Pake Nge-rap? Iwa K Bisa!

By TOGETHERWHATEVER

Bikin suasana susah jadi happy lagi gara-gara Together Whatever bareng teman...dan Iwa K!

Image

Stars and Rabbit: Dari Wishlist, Inspirasi, Sampai Kolaborasi

By TOGETHERWHATEVER

Baru menelurkan satu album gak jadi hambatan bagi duo folk pop asal Yogyakarta, Stars and Rabbit, untuk dikenal di kalangan pecinta musik folk tanah air

Image

Mau Ngerilis Musik Sendiri? Ikutin Kiat dari Dipha Barus

By TOGETHERWHATEVER

Musik itu harus relevan dan enggak perlu lebay