Interview Session: Agrikulture, Band Whatever Yang Selalu Together

Gelaran Together Whatever Sessions yang baru saja selesai beberapa waktu lalu berhasil mengumpulkan musisi-musisi berkelas di Indonesia. Salah satunya adalah band lama di dunia electronic asal Jakarta, Agrikulture!

by TOGETHERWHATEVER

Gelaran Together Whatever Sessions yang baru saja selesai beberapa waktu lalu berhasil mengumpulkan musisi-musisi berkelas di Indonesia. Salah satunya adalah band lama di dunia electronic asal Jakarta, Agrikulture!

Di tengah kesibukan mereka as a band and individual, ternyata Agrikulture masih terus aktif manggung tapi dengan berbagai macam formasi yang membuat banyak orang bertanya-tanya: personil. Dan wawancara kali ini tidak akan membahas tentang karya-karya mereka. Karena tepat sebelum naik panggung, tim Together Whatever berhasil mencegat mereka untuk ngobrol-ngobrol singkat tentang update terbaru dan beberapa hal lan yang membuat banyak orang penasaran. Apa saja? Simak interview selengkapnya.

Hello Agrikulture! Langsung aja ya, komposisi Agrikulture sekarang gimana sih?

Hogi: Kalau secara komposisi “keluarga”, Agrikulture gak berubah kok. Tapi kalau yang bisa aktif manggung, emang Fandy, gue, Ade, sama Emil. Cuman keluarga besar lainnya tetep. Kayak pas album dua, itu gue kasarnya “mundur” dulu. Kalau sekarang, Dipha dulu. Gitu deh.

Fandy: Mungkin yang lain lebih bertindak sebagai kayak Produser, di pembuatan lagu, gitu-gitu. Dinamis banget.

Disko is coming back nih. Apa tanggapan kalian?

Hogi: Kalau gue sih lebih ke apa ya, kalau ditanya orang tuh kita gak nge-declare juga sebenernya kita ber-genre apa. Tapi gampangnya emang kita nyebutnya Elektronik. Agrikulture tuh kan inti utamanya, basic-nya, emang elektronik tapi bisa berbentuk apa aja. Bisa tiba-tiba House, bisa juga Drum & Bass, bahkan bisa aja tiba-tiba nanti ke Dangdut juga.

Fandy: Dan kalau kita sih udah menduga ya hahaha! Kayak Punk, Disko gak pernah mati sebenernya. Lagian musik kan selalu berotasi ya. Kadang lagi tren ini itu, tapi nanti bakal balik lagi, ketemu lagi. Tinggal si pemusiknya aja nih percaya gak sama musik yang dia mainin. Jadi ya kayak Agrikulture, dinamis. Ade yang into Jazz, Hogi lebih ke Disko dan Tekno, gue malah Rock banget lah bisa dibilang. Tapi karena orang-orang ini ketemu di satu nama Agrikulture, jadi bisa main di manapun. Even di era Disko.

Siapa musisi yang pengen banget diajak kolaborasi tapi belum kesampaian?

Hogi: Buat album baru nanti sih gue sekarang pengennya lebih banyak kolaborasi dengan Producer, Singer dan player lain. Pengennya dari scene yang berbeda juga. Terus jadi kalau lagi kumpul tuh gak laki-laki semua dan gak kita lagi orang-orangnya. Kita pengen approach-nya beda buat album ini.

Fandy: Kemarin sempet udah ada pembicaraan juga sebenernya. Ada band dari Bandung, ada juga band Jakarta, ada duo Folk juga deh. Gak tau juga kan jadinya kayak apa band Elektronik bareng Folk yang bener-bener akustik? Ya pokoknya jadinya lebih ke nge-jam. Liat aja nanti.

Apa sih definisi Together Whatever di luar event buat Agrikulture?

Fandy: Sebenernya Together Whatever itu Agrikulture banget gak sih? Hahaha. Together nih, barengan sama anak-anak dari banyak background, whatever-nya kita ya jadi apapun. Alon-alon asal klakson…

Semua: Hahaha!

Fandy: …Whatever. Agrikulture sosoknya, lambangnya tuh together dan whatever banget. Asal kita sama-sama, pasti jadi sesuatu deh. Terus positif.

Kalau Agrikulture jadi band Electronic nomor 1 di dunia, siapa opening act-nya? Musisi luar negeri!

Fandy: Lho bukannya udah ya? Hahaha. Balik lagi sih karena Agrikulture sendiri adalah project di dalem project (read: project-ception), jadi tiap individu lain yang mau kolaborasi sama kita tuh “sesuatu” banget. Tapi kalau gue pribadi, penasaran sama alm. Pavarotti sih. Penasaran gue sama orang-orang yang ibaratnya tuh nyanyi-nya aja pake partitur.

Hogi: Kalau gue Elton John sih. Gue emang bukan yang “gue fan Elton John” juga sih sebenenernya. Tapi apa ya. Kayak ada sesuatu aja gitu dari dia. Keren sih pasti kalau bisa kerja bareng sama dia. Dan di karirnya dia, ternyat banyak banget dia bikin lagu-lagu psikadelik dan gak ngetop. Dan lagu-lagu yang gak ngetop itu yang buat gue malah lebih keren.

Ritual Agrikulture sebelum manggung?

Fandy: Kalau gue yang pasti selalu nervous. Kayak orang mau muntah-muntah gitu. Pernah waktu itu kita pas mau main di Singapura, gue tegang banget. Sampe di airport kayak mau pulang lagi ke Jakarta hahaha. Justru gue kalau gak nervous tuh kayak ngerasa ada bad luck aja gitu. Terus jadinya kayak nyepelein gig-nya juga kan kalau gak nervous.

Hogi: Kalau gue lebih ke “alat gue ada yang nyangkut gak ya” hahaha terus “sequencer-nya masalah gak ya hahaha. Tapi kalau sekarang udah nggak sih.

 

 

Nah itu dia interview singkat tim Together Whatever bersama Agrikulture, band whatever yang selalu together. Dan setelah cukup lama tidak merilis karya, ternyata saat ini Agrikulture sedang mempersiapkan materi-materi buat album terbarunya. Jadi jangan lupa buat ikutin terus pergerakan Agrikulture dan Together Whatever di Instagram karena akan banyak update dan artikel seru tentang musik, teknologi, fashion, sampai traveling!

Setuju sama tulisan di atas? Atau punya opini lain? Tulis opini lo di sini

dan dapetin 500 Whatever Points.

TOGETHERWHATEVER

Temen buat explore dan temuin pengalaman baru setiap hari

You May Also Like:

Image

RBA, Fandy DFMC, Ramengvrl & Iyo

By TOGETHERWHATEVER

Hatchi Jakarta

Image

Efek Rumah Kaca

By TOGETHERWHATEVER

Eighty Nine Eatery & Coffee

Naif

By TOGETHERWHATEVER

The Dutch

Stay Tune

By TOGETHERWHATEVER

See you on the next event

Maliq & D'Essentials

By TOGETHERWHATEVER

Union Jakarta

Related Article