Wawancara Eksklusif: Getting Closer With Teza Sumendra

Teza Sumendra, nama besar di dunia musik Indonesia yang dekat dengan genre R&B/Soul ini mengawali karirnya pada awal tahun 2000-an. Seperti nama sukses lainnya, jalan terjal pasti ada.

by TOGETHERWHATEVER

Teza Sumendra, nama besar di dunia musik Indonesia yang dekat dengan genre R&B/Soul ini mengawali karirnya pada awal tahun 2000-an. Seperti nama sukses lainnya, jalan terjal pasti ada. Hingga pada tahun 2009 nama Teza mulai terdengar lagi di telinga banyak orang.

Klimaksnya adalah ketika dia diajak berkolaborasi oleh para Music Producer seperti Indra Lesmana (2009) & Edward Fernandez (2013). Namanya semakin berkibar ketika Teza bernyanyi di gelaran Java Jazz Festival 2014, 2015 dan 2016. Di tahun 2015, dia juga berhasil menelurkan album perdananya yang berjudul “Teza Sumendra”.

Di Together Whatever Sessions edisi Kamis, 14 September 2017, TogetherWhatever.id berkesempatan untuk wawancaraa eksklusif bersama penyanyi dengan karakter vokal yang berat dan berbincang-bincang sedikit tentang Teza yang sekarang, tepat sebelum Teza on stage

Siapa inspirasi di dunia musik?

In terms of music, saya suka D’Angelou sih. Tapi belakangan ini saya lagi dengerin Anderson Paak. Kalau di Indonesia, saya suka banget Indra Lesmana. Lebih ke production-nya sih. Saya banyak dengerin lagu-lagu yang diproduserin dia. Jadi ya beberapa referensi saya itu mereka.

Ada arah untuk jadi Music Composer?

Pengen sih. Tapi sejauh ini emang porsi gue masih di bikin melodi dan nulis lirik.

Genre yang sekarang itu dipilih secara sengaja atau karena terbentuk?

Kebetulan dari dulu emang genre seperti ini yang sering saya dengerin. Papa saya dulu suka dengerin Stevie Wonder, Al Jarreau, dan lain-lain. Akhirnya sampe sekarang terbiasa dengan lagu seperti itu. Dan sampe sekarang saya masih nyaman nyanyiinnya.

Kalau diminta buat mainin genre lain ya saya mau. Tapi untuk beberapa kayak misalnya Dangdut, saya gak bisa karena tekniknya pun beda sama cara nyanyi saya.

Kenapa tema lagu selalu tentang cinta?

Overall semua lagunya emang tentang cinta. Saya pilih itu karena dari segi lirik lebih mudah ditulis, message-nya juga lebih bisa diterima karena semua orang ngerasain percintaan.

Apa saja rutinitas sebelum on stage?

Biasanya saya vocalizing, berdoa, ngobrol-ngobrol sama temen. Tapi yang pasti saya harus tidur kalau besokannya ada manggung. Karena biasanya kalau kurang istirahat, suara saya jadi serak. At least harus tidur 3-4 jam. Dan kalau suara lagi ilang, saya makan kencur. Saya ‘gadoin’ gitu hahaha.

Arti #TogetherWhatever?

Ngumpul bareng temen-temen tanpa ada itinerary. Se-gabut itu. Ngumpul tanpa planning, terus ada yang nyusul, terus mutusin buat pindah kemana lagi gitu. Itu arti #TogetherWhatever versi saya ya tapi hahaha.

Punya kebiasaan buruk?

Saya gak tau ini kebiasaan buruk atau nggak, tapi saya sering gerakin bibir gitu. Kayak “brrrrrr” (kuda) gitu. Apa ya itu istilahnya saya gak tau. Dan saya cukup iseng orangnya.

Selain gadget, apa 3 items yang pasti dibawa waktu traveling?

Pertama yang pasti saya bawa tuh toiletries. Mulai dari sikat gigi, sabun cuci muka, deodorant, segala macem deh. Terus bawa bantal angin juga, terutama kalau perjalanan jauh. Sama jamu sachet.

Kalau jadi penyanyi no. 1 di dunia, siapa opening act (luar negeri) yang akan dipilih?

King. Jadi ada female vocal group gitu di U.S. dan saya pengen banget jadi opening act-nya kalau emang mereka konser. Tapi kalau “halu-halunya” saya yang konser, saya pilih mereka deh buat buka konser saya hahaha.

Setuju sama tulisan di atas? Atau punya opini lain? Tulis opini lo di sini

dan dapetin 500 Whatever Points.

TOGETHERWHATEVER

Temen buat explore dan temuin pengalaman baru setiap hari

You May Also Like:

Image

Maliq & D'Essentials

By TOGETHERWHATEVER

Union Jakarta

Image

Stay Tune

By TOGETHERWHATEVER

See you on the next event

Agrikulture

By TOGETHERWHATEVER

The Fifth

Efek Rumah Kaca

By TOGETHERWHATEVER

Eighty Nine Eatery & Coffee

Dipha Barus & Kallula

By TOGETHERWHATEVER

Loewy Jakarta

Related Article